Liputan Cherry

Liputancherry.blogspot.com Merupakan sebuah tempat dimana berisi berbagai artikel di belahan dunia yang diminati berbagai masyarakat

Tuesday, December 1, 2020

Wawancara Putri Diana Oleh BBC di Tahun 1995 Kembali Di Selidiki


LiputanCherry - Pangeran William memberikan hasil respon yang baik dari penyelidikan independen seputar wawancara BBC dengan ibunya, Gadis Diana pada tahun 1995, kata pejabat kerajaan pada minggu kemudian, dilansir AP News. William, yang terletak di urutan kedua takhta kerajaan, berkata dalam suatu statment, penyelidikan itu merupakan" langkah ke arah yang benar." Ia meningkatkan, penyelidikan itu" wajib menolong membangun kebenaran di balik aksi" yang menuju pada wawancara dan" langkah yang diambil oleh orang- orang di BBC pada dikala itu." Penyelidikan ini dibuka kembali sehabis kerabat pria Diana, Charles Spencer, membuat pengaduan baru pada bulan ini.

Dia menuduh jurnalis Martin Bashir memakai dokumen palsu serta taktik tidak jujur yang lain buat meyakinkan Diana supaya menyetujui wawancara tersebut. Penyelidikan hendak mengambil langkah- langkah dari penyiar serta Bashir telah pas, serta apakah aksinya ini dapat mempengaruhi keputusan Diana buat membagikan wawancara. Penyelidikan pula hendak memandang seberapa banyak BBC ketahui tentang" rekening koran bank" yang diklaim Charles Spencer terbuat Bashir.



Perihal itu dimaksudkan buat menampilkan pembayaran yang dicoba kepada staf yang bekerja buat Spencer serta keluarga kerajaan. Pada wawancara di tahun 1995, di mana Diana berkata" terdapat orang ketiga dalam perkawinan ini"- mengacu pada ikatan Pangeran Charles dengan Camilla Parker- Bowles- ditonton oleh jutaan orang serta mengejutkan segala kerajaan. Diana berpisah dari Charles pada 1996 serta wafat dalam musibah mobil di Paris pada 1997 dikala ia dikejar paparazzi. Charles setelah itu menikahi Camilla, saat ini Duchess of Cornwall, pada tahun 2005.




Dewan direksi BBC telah menyetujui penyelidikan tersebut setelah menunjuk salah satu hakim senior yang sudah pensiun buat mengepalai investigasi independen atas keadaan tersebut pada saat wawancara Televisi tahun 1995 yang kontroversial dengan Diana. Penyelidikan hendak memikirkan apakah langkah yang diambil oleh BBC serta Bashir telah pas serta sepanjang mana aksi tersebut pengaruhi keputusan Diana buat melaksanakan wawancara. John Dyson, mantan hakim Mahkamah Agung, merupakan" tokoh terkemuka serta sangat dihormati yang hendak mengetuai proses yang merata," kata BBC. Charles Spencer menuduh, dalam minggu- minggu menjelang wawancara 25 tahun kemudian, Bashir membuat klaim palsu serta fitnah tentang bangsawan senior buat memperoleh keyakinan serta akses ke Gadis Diana.

Charles pula menuduh Bashir melaksanakan penyadapan telepon Diana pengawalnya berencana buat melawannya. Ia mengklaim, Bashir menampilkan kepadanya" rekening koran" yang dimaksudkan buat menampilkan, 2 pembantu senior kerajaan dibayar buat mengawasi Diana. Charles Spencer menuntut penyelidikan serta permintaan maaf BBC. Tadinya BBC sempat melaksanakan penyelidikan internal kala pengaduan awal kali timbul serta berkata Bashir mengakui menugaskan dokumen yang dibuat- buat.



Hendak namun, BBC berkata, dokumen tersebut tidak berfungsi dalam keputusan Diana buat turut dan dalam wawancara. Direktur jenderal penyiar, Regu Davie, berkata BBC" berniat buat menguak kebenaran tentang kejadian ini". Wartawan BBC berkata Bashir( 57) yang dikala ini jadi editor sudah menyudahi bekerja sebab ia lagi dalam pemulihan dari pembedahan jantung serta komplikasi sehabis kena COVID- 19 dini tahun ini.

Jangan lupa kunjungi You Tube kita ya .. Disubscribe dan dilike ya .. Thank you ..




No comments:

Post a Comment